Water Treatment Injection Plant

Water Treatment Injection Plant

Water Treatment Injection Plant

Proses pengambilan minyak mentah dari dalam bumi berlangsung secara terus menerus dan pada suatu saat akan mengalami penurunan produksi. Penurunan produksi ini diakibatkan tekanan di reservoir mengalami penurunan karena minyak yang terdapat di dalamnya semakin sedikit. Untuk mengatasi hal tersebut, cara yang paling sering digunakan adalah dengan menginjeksikan air ke dalam resevoir, teknik ini disebut waterflooding. Air diinjeksikan untuk: 

  1. Meningkatkan tekanan reservoir 
  2. Menyapu atau menggantikan minyak serta mendorongnya ke arah sumur 

Air yang digunakan untuk injeksi sumur minyak dapat bersumber dari 4 jenis, yaitu: 

  1. Air laut 

  2. Air sungai 

  3. Air sumur 

  4. Produce water

Jumlah air injeksi  yang diperlukan dalam mendorong minyak di dalam sumur sangat besar dan dilakukan secara terus menerus. Air laut, air sungai, dan air sumur hanya bisa digunakan jika lokasi sumur minyak dekat dengan sumber air yang besar seperti di lepas pantai atau di dekat sungai besar dan di daerah dengan kandungan air tanah yang banyak.

 

Produce water adalah air yang terproduksi bersama-sama dengan produksi minyak pada sumur. Semakin tua usia suatu sumur maka jumlah minyak yang dihasilkan semakin menurun dan produce water akan semakin meningkat. Kandungan produce water (water cut) pada sumur yang sudah lama berproduksi bisa mencapai 95%.

 

Besarnya volume produce water menimbulkan permasalahan untuk membuangnya karena dapat mencemari lingkungan. Salah satu solusi dalam mengatasi permasalah ini yaitu dengan cara menggunakan produce water sebagai injection water atau yang dikenal sebagai proses produce water re-injection (PWRI). Air produksi yang dihasilkan tidak lansung digunakan dalam proses injeksi, melainkan harus diolah terlebih dahulu. Unit yang berfungsi sebagai tempat pengolahan produce water yaitu Water Treatment Injection Plant (WTIP).

 

Produce water memiliki permasalahan compatibility untuk digunakan sebagai injection water seperti Oil content, Biological activity, Suspended solid, Scale dan Corrosion sehingga diperlukan proses pengolahan terlebih dahulu agar produce water dapat compatible dengan spesifikasi air injeksi. Permasalahan yang harus ditangani dalam pengolahan produce water adalah zat organik terlarut, minyak, bakteri, logam berat, mineral terlarut, padatan (pasir, lumpur), oksigen, dan termasuk chemical yang digunakan.

Skema proses sederhana pengolahan produce water

Teknologi water treatment dalam proses PWRI meliputi penghilangan minyak dan partikel besar (Pre-Treatment), penghilangan pengotor (Main Treatment), penghilangan partikel yang berukuran sangat kecil (Polishing Treatment), dan pemurnian (Tertiary Treatment).

Review of technologies for oil and gas produced water treatment ...

Skema proses sederhana pengolahan produce water

Metode pengolahan produce water

Kami menawarkan jasa Water Treatment Injection Plant (WTIP) atau proses produce water re-injection (PWRI). Jangan ragu untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan kami mengenai proses ini.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *