Pengolahan Sampah Domestik

 

Pengolahan Sampah Domestik yaitu masalah yang harus  ditanggapi dengan serius bagi setiap masyarakat dan pemerintah. Klasifikasi sampah domestik berdasarkan sumbernya ini bisa dibagi menjadi 7 (tujuh) jenis, antara lain:

1. Area komersial (restoran, toko, kantor, pasar, hotel dan lainnya) : contoh sampah yang dihasilkan antara lain kardus,sisa makanan, plastik,kertas, kayu,limbah berbahaya dan beracun  gelas logam, dan sebagainya.

2. Institusi ( rumah sakit, pusat pemerintahan,sekolah dan lainnya) contoh sampah yang dihasilkan tersebut sama dengan jenis sampah di area komersial.

3. Konstruksi dan pembongkaran bangunan ( perbaikan gedung, jalan ,konstruksi baru dan lainnya) contoh sampah yang dihasilkan antara lain debu,  baja beton, batu bata ,kayu dan sebagainya.

4. Fasilitas umum (taman kota, tempat rekreasi, jalan raya dan lainnya) contoh sampah yang dihasilkan  plastik,tanaman kering dan sebagainya.

5. Kawasan industri, sampah yang dihasilkan ialah  limbah non-industri , sisa proses produksi dan sebagainya.

6. peternakan, pertanian ,perkebunan sampah yang dihasilkan ialah  sisa hasil pertanian,sisa pakan ternak dan sebagainya.

7. Pemukiman (apartemen/rumah) : contoh sampah yang dihasilkan antara lain kertas,kulit,sisa makanan, kardus, limbah taman,plastik, kayu, kaca,  barang bekas rumah tangga, limbah berbahaya, tekstiil, logam dan sebagainya.

 

Dalam membangun sistem pengelolaan sampah domestik seharusnya kita dapat mengkonsepkan agar dapat mengalami perputaran ekonomi yang terjadi secara terus menerus (circular economy).